September 21, 2007 by Enida
Berjalan di hutan cemara langkahku terasa kecil dan lelah makin dalam lagi ku ditelan fatamorgana tebing tanah basah di pinggir jalan setapak seperti garis wajahMu, teduh dan kasih makin dalam lagi ku dicekam kerinduan
Kabut putih melintas di jalanku jarak pandangku dua langkah ke depan ada seberkas cahaya menembus rimbun dedaunan sanggupkah menerangi jalanku dan aku berharap kapankah kiranya sampai di puncak sana aku kan bertanya siapakah diriku aku kan bertanya siapakah Kamu aku kan bertanya siapakah mereka aku kan bertanya siapakah kita
Abiet G Ade
Posted in Write On | 2 Comments
Awww! You made me blush! Thank you for your sweet words, Idham.
Selagi masih ada perasaan ingin mengenali…Selagi itu Dia tetap menyayangi.Biarlah langkah mu longlai bertatihasalkan warna di hati putih bersih.
Semoga penghijrahan dar ampang ke kajangmembawa rezki bergantang, usia yang panjangdan ….bersama Be….happy sokmo di meja makan atau di ranjang.
idham 🙂
Comments RSS
Δ
Enter your email address to subscribe to Questa è Enida.
Email Address:
Get Questa è Enida!
https://www.w3counter.com/tracker.js?id=151113
Awww! You made me blush! Thank you for your sweet words, Idham.
Selagi masih ada perasaan ingin mengenali…
Selagi itu Dia tetap menyayangi.
Biarlah langkah mu longlai bertatih
asalkan warna di hati putih bersih.
Semoga penghijrahan dar ampang ke kajang
membawa rezki bergantang, usia yang panjang
dan ….bersama Be….happy sokmo di meja makan atau di ranjang.
idham 🙂